0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nasib Tak Jelas, Sragen United Ditangani Asprov Jateng

Pemain Sragen United, Andrid Wibawa (kiri) (foto: Aryo)

Sragen – Klub sepak bola Sragen United mengalami masalah besar dari sisi finansial untuk melakoni lanjutan kompetisi liga 2 grup 4. Manajemen klub terlilit kasus finansial dengan menunggak gaji setidaknya dua bulan kepada para pemain dan ofisial.

Selain faktor keuangan, terkait homebase atau markas klub berjuluk Gajah Purba ini juga tak jelas semenjak pindah dari Stadion Taruna Sragen. Klub ini tak ubahnya seperti ‘kutu loncat’ berpindah markas dari laga ke laga.

Kabupaten Pacitan di Jawa Timur sempat dijajaki sebagai kandangnya, namun urung terwujud dan bahkan batal.

Hal ini membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya turun tangan. Operator kompetisi itu sementara menunjuk Asprov PSSI Jateng sebagai pengelola Sragen United menghadapi sisa laga kompetisi sembari menunggu konflik internal selesai. Stadion Citarum, Semarang bakal jadi markas sementara Sragen United.

Proses tersebut berawal dari surat yang dikirimkan pemilik Laga FC, Haruna Soemtro kepada Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang dikirim 25 Juni 2017 lalu. Isi surat tersebut antara lain pengalihan lisensi Laga FC menjadi Sragen United batal demi hukum karena pemilik baru dalam hal ini Indika Wijaya Kusuma gagal membayar pembelian.

Selain itu, banyaknya masalah yang terjadi termasuk belum lunasnya dua bulan gaji kepada pemain. Demi menyelamatkan kompetisi Liga 2, lanjut surat itu, maka Haruna kembali mengambil alih kepemilikan dan memohon PSSI menunjuk Asprov PSSI Jateng sebagai penanggung jawab sementara hingga kasus sengketa selesai.

Alhasil, PSSI lewat surat nomor: 1615/UDN/920/VII-2017 yang dikirim Plt Sekjen, Joko Driyono memberikan rekomendasi pembentukan manajemen baru Sragen United sekaligus menugaskan PT LIB untuk mengambil langkah-langkah administrasi yang diperlukan.

Lantas PT LIB melalui surat nomor: 161/LIB/VII/2017 menyetujui Asprov PSSI Jateng mengelola sementara Sragen United yag ditanda-tangani Direktur Utama, PT Liga Indonesia Baru, Berlinton Siahaan.

“Asprov PSSI Jateng mendapat amanah untuk sementara mengelola tim ini. Kami bentuk manajemen baru untuk mengurus Sragen United. Jadi bukan pengambilalihan. Namun Asprov Jateng menjalankan amanat untuk mengelola sementara,” ungkap Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng, Selasa (4/7).

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge