0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Puluhan SMP Dikhawatirkan Kekurangan Siswa, Ini Sebabnya

Puluhan murid SD mengamati daftar pengumuman PPDB gelombang I di SMPN 2 Wonogiri. (foto: Tarmuji)

Wonogiri – Tidak tercapainya kuota maksimal di 54 SMP negeri di Wonogiri diklaim terjadi lantaran jumlah kelulusan siswa SD tidak sebanding dengan jumlah kuota siswa SMP. Sehingga, PPDB gelombang kedua pun dinilai tidak akan berpengaruh terhadap capaian kuota siswa.

“PPDB gelombang II pun tidak akan banyak berpengaruh karena sejak awal pendaftarnya kurang, jumlah lulusan SD di Wonogiri tercatat 13.235 siswa. Sedangkan kuota maksimal 12.512 siswa,” ungkap Ketua MKKS SMP Wonogiri, Gino, Selasa (4/7).

Kepala Sekolah SMPN 1 Wonogiri ini menyampaikan,jika di Wonogiri ada 78 SMP negeri dengan jumlah rombongan belajar (rombel) per ruang kelas sebanyak 391 ruang. Sementara, total pendaftar ada 11.460 anak. Bila memenuhi standar rombel maksimal 32 anak per ruang, maka masih kekurangan 33 rombel.

foto: Tarmuji

Kepala Sekolah SMPN 2 Wonogiri,Tarmo Golik menyatakan,berdasarkan entry data terakhir,jumlah pendaftar di sekolahnya kurang lebih sekitar 350 pendaftar. Pihaknya pun mengaku,jika saat ini jumlah kuota siswa sudah terpenuhi.

Namun demikian jumlah kuota itu bukanlah kuota maksimal. Dimana kuota tahun-tahun sebelumnya yakni 32 siswa setiap rombelnya,lantaran masih banyak sekolah yang kekurangan murid,maka pihaknya mengambil kebijakan dalam satu rombel hanya diisi 30 siswa.

“Tahun ini tidak dimaksimalkan. Kita hanya menjaring siswa dengan jumlah total kuota 280 siswa saja,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge