0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KNKT Teliti Kotak Hitam Helikopter Basarnas yang Jatuh

Helikopter milik Basarnas yang jatuh (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kotak hitam atau black box pesawat helikopter Basarnas Jateng yang jatuh di kawasan perbukitan di Desa Canggal, Candiroto, Kabupaten Temanggung, telah ditemukan. Helikopter tersebut jatuh setelah menabrak tebing pada Minggu (2/7).

Kepala Seksi Operasi dan Komunikasi Basarnas, Agus Tamim mengungkapkan, kotak hitam helikopter Basarnas akan diserahkan dari Basarnas Pusat ke pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Jakarta. Kemudian KNKT akan melakukan upaya penyelidikan dan penelitian terhadap kotak hitam untuk menguak kejelasan penyebab pasti kecelakaan helikopter Basarnas.

“Ini sudah kita bawa, ada anggota yang berangkat ke Jakarta,” kata Agus saat dikonfirmasi di Posko Utama Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jateng Selasa (4/7).

Menurut Agus, kotak hitam itulah yang nanti akan mengungkap penyebab jatuhnya helikopter di Gunung Butak. Kotak hitam itu berhasil ditemukan utuh pada Senin (2/7) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Penemuan masih berada di lokasi jatuhnya pesawat, tepatnya di bangkai badan heli Basarnas yang hancur yang posisinya ada di pinggir jurang lereng Gunung Butak.

Agus menjelaskan, kotak hitam yang umumnya disebut black box biasa ditempatkan dalam kabin pesawat terbang untuk mengetahui percakapan awak atau pun kru selama di udara. Teknologi tersebut juga akrab dengan istilah teknologi Call Data Recorder atau CDR.

Agus menjelaskan pihak KNKT juga telah melakukan proses identifikasi terhadap bangkai helikopter di lokasi kejadian. Identifikasi dengan mendokumentasikan kondisi pesawat untuk menjadi data tambahan.

“Identifikasi juga dimaksudkan untuk mengambil langkah terkait evakuasi badan pesawat yang kini masih tersangkut di lereng jurang tersebut,” pungkasnya. [msh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge