0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Solo, Kriteria Miskin Dilihat dari RTLH

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengklaim bahwa masyarakat Kota Solo masuk dalam kategori mampu secara ekonomi. Masyarakat Kota Solo yang tergolong dalam kategori kurang mampu biasanya ditinjau dari rumah yang mereka tempati.

“Kalau di Kota Solo ini, kriteria tidak mampu bukan dilihat dari penghasilan. Melainkan dari rumah tinggal yang mereka tempati,” kata Walikota Solo FX hadi Rudyatmo, usai penyelenggaraan apel TMMD Tahap II Tahun 2017 di Lapangan Sumber, Banjarsari, Selasa (4/7) pagi.

Sebelumnya, dalam amanat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan Walikota Solo menyebutkan, terdapat 13 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Jawa Tengah sekitar 4,5 juta penduduk berada dalam garis kemiskinan. Artinya, masih terdapat 317.000 penduduk miskin di wilayah Jawa Tengah.

“Dari penghasilan yang diperoleh masyarakat Kota Solo saya rasa sudah cukup. Hanya saja, terdapat 3000 RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang masih menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk ikut memperbaikinya,” jelas Rudy, sapaan akrab Walikota Solo.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot telah menggandeng pihak CSR hingga TNI untuk bersama-sama membangun RTLH milik masyarkat di Kota Solo. Tiap kepala keluarga yang mendapat bantuan pembangunan RTLH akan mendapat dana sebesar Rp 15 juta.

“Biaya yang diberikan tersebut digunakan untuk membeli bahan bangunan. Sedangkan tenaganya nanti dibantu dari TNI,” jelas Rudy.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge