0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Empat Anggota SAR Naik Pangkat Anumerta

(Helikopter Basarnas HR 3602 saat persiapan terbang yang berujung musibah | Dokumentasi Basarnas)

Timlo.net — Sebanyak empat anggota Puspenerbal TNI AL Djuanda, Surabaya korban kecelakaan Helikopter milik Basarnas yang menabrak tebing di Gunung Butak, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah naik pangkat. Komandan Puspenerbal Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir menyatakan mereka diberikan kenaikan pangkat anumerta, satu tingkat lebih tinggi dari pangkat mereka saat ini.

“Ini satu penghargaan yang tinggi bagi para prajurit yang gugur dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya usai menggelar upacara kemiliteran di rumah duka Peltu Budi Santoso di Perum Jala Griya TNI AL Blok M1 Nomor 2, Rt 24, Rw 5 Desa Karangtanjung, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (3/7).

Mantan Komandan Lantamal VIII Manado itu menilai para prajurit yang gugur dalam tugas itu merupakan prajurit terbaik, terpilih dan terlatih TNI AL Puspenerbal yang ditugaskan.

“Saya kira Negara dalam hal ini Bapak KSAL memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada prajurit TNI yang gugur dalam tugas,” ungkapnya.

Berikut empat anggota TNI AL Puspenerbal yang gugur saat bertugas naik pangkat satu tingkat :

  1. Kapten Laut (P) Haryanto, naik pangkat menjadi Mayor Laut Anumerta.
  2. Kapten Laut (P) Solihin, naik pangkat menjadi Mayor Laut Anumerta.
  3. Serka MPU Hari Marsono, naik pangkat menjadi Serma (Sersan Mayor) Anumerta.
  4. Peltu LPU Budi Santoso, naik pangkat Letda LPU (Letnan Dua) Anumerta.

[ded]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge