0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebelum Meninggal, Catur Kirim Foto Salaman dengan Kapolda

Foto kenangan almarhum Catur Bambang Sulistyo (berkacamata hitam) saat bersalaman dengan Kapolda Jateng (dok.timlo.net/ist)

Wonogiri — Almarhum Catur Bambang Sulistyo (32) anggota Basarnas yang tewas dalam kecelakaan helikopter, Minggu (2/7), di masa mudanya dikenal sebagai  pecinta alam. Hampir semua gunun di Pulau Jawa pernah didakinya. Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, ia ditunjuk sebagai komandan regu penyelamat. Bahkan, ia sempat kirim foto-foto di grup whatshap (WA) keluarga dimana disaat dirinya bersalaman dengan Kapolda Jateng.

“Benar, kalau inget dia jadi gimana. Di mata saya, ini masih terbayang posturnya yang tinggi besar, ya sekitar 176 sentimeter tinggi badannya,” ungkap paman korban, Parjo (55) saat dijumpai Timlo.ne, di rumah duka, Desa Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, Senin (3/7).

Menurut dia, Catur Bambang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara, pasangan Darmi dan Slamet HS warga setempat. Setelah bekerja, ia kemudian menikahi gadis pujaan hatinya yakni Rizky (30) asal Kecamatan Girimarto. Parjo menyebut, selama ini almarhum Catur bersama istri dan anaknya tinggal di Girmarto, sedang di Kayuloko merupakan tanah kelahirannya.

“Selama ini istrinya berprofesi sebagai guru WB SD  di Girimarto,” katanya.

Dikatakan, pekan lalu di saat Idul Fitri, Catur pulang ke kampung halamannya untuk berlebaran. Sebelumnya, Catur ditugaskan di posko pantuan mudik Lebaran di Gringsing, Batang. Namun adanya  peristiwa bencana alam di Gunung Dieng, tepatnya H+3 Lebaran, ia pun mendapat panggilan, bahkan ditunjuk sebagai Komandan SAR untuk evakuasi paska bencana tersebut.

Dia menambahkan, Tim Basarnas digerakkan untuk memberikan bantuan dalam bencana letusan Kawah Sileri. Karjo menuturkan, terakhir sang keponakan memberikan kabar pada keluarga dengan mengirimkan foto-foto di grup WA keluarga besar.

“Lihat, foto-foto sewaktu dia hendak bertugas dan disalami oleh Kapolda Jateng (Irjen Pol Condro Kirono). Dengan latar belakang heli yang hendak ditumpanginya,” jelasnya.

Dari informasi, Catur Bambang Sulistyo (32) tercatat sebagai alumnus SMAN 2 Wonogiri. Kemudian ia mengadu nasib dengan mendaftar sebagai anggota Basarnas, dan lolos. Berdasar biografi pribadi, Catur pada April 2006 jadi CPNS, pangkat akhir Pengatur (II/C). Di Basarnas, Catur menduduki jabatan sebagai Rescuer Terampil, dengan masa kerja 11 tahun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge