0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Atasi Berita Palsu, Facebook Abaikan Pengguna yang Sering Update Status

Fitur melaporkan berita palsu di Facebook. (Dok: Timlo.net/ Ubergizmo. )

Timlo.net—Facebook terus mengambil langkah untuk mencegah penyebaran berita palsu (hoax). Sekarang perusahaan itu mengumumkan jika mereka akan mengabaikan para pengguna berfrekuensi tinggi. Para pengguna ini adalah mereka yang sering mengupdate status mereka setiap harinya. Menurut penelitian Facebook, orang-orang yang mengupdate status lebih dari 50 kali per hari seringkali berbagi konten berkualitas rendah.

VP Facebook, Adam Mosseri yang memimpin di bagian News Feed, mengungkap hasil penelitian itu. Konten yang dibagi para pengguna berfrekuensi tinggi ini seringkali berupa clickbait, informasi palsu dan informasi sensasional. Facebook sudah memiliki cukup bukti antara pengguna semacam ini dan penyebaran berita palsu. Mereka lantas mengubah algoritma mereka untuk mengatasi pengguna semacam ini.

Jika Anda mengikuti pengguna berfrekuensi tinggi, Anda akan mulai melihat lebih sedikit posting mereka di News Feed. Mengingat Facebook memiliki 2 miliar pengguna di seluruh dunia, perubahan kecil ini akan membawa dampak yang sangat besar terhadap penyebaran berita palsu.

Perusahaan itu menekankan jika perubahan ini dibatasi pada pengguna individual dan bukan halaman Facebook. Jika Anda mengelola sebuah halaman di Facebook untuk bisnis lokal atau penyedia jasa, algoritma ini tidak berpengaruh untuk Anda.

Sumber: Ubergizmo.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge