0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Makanan Naik Tidak Wajar, Walikota: Memalukan

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut kejadian naiknya harga makanan yang tidak wajar yang dilakukan oknum Pedagang Kaki Lima (PKL) pada saat Lebaran adalah insiden yang memalukan. Pihaknya akan segera mengevaluasi hal tersebut dari sektor pariwisata.

“Kita jangan memalukan lah,” tegas Walikota Hadi Rudyatmo, saat dijumpai Timlo.net, Senin (3/7).

Pria yang akrab disapa Rudy ini menjelaskan, pihaknya akan mengevaluasi secara total tentang bagaimana Dinas Pariwisata serta Dinas Perdagangan dalam mengawasi perubahan harga tersebut.

Rudy tidak menyalahkan para pedagang yang mencari untung dengan menaikkan harga pada saat momen Lebaran. Namun kenaikan tersebut harus wajar dan masuk logika perhitungan.

“Ya bolehlah kalau mau menaikkan harga. Misalnya sepuluh persen, atau lima belas persen, tapi kalau kenaikannya sampai tiga kali lipat ya ini tidak wajar,” katanya.

Pak Wali khawatir jika hal ini tetap dilakukan akan berdampak buruk bagi industri pariwisata Kota Bengawan. Namun dirinya belum bisa membeberkan tindakan apa yang akan ditempuh guna menjamin permasalahan ini tidak akan terulang di tahun mendatang.

Dicontohkan, untuk pedagang yang berada di kawasan tertentu seperti Galabo dan Shelter PKL Pucangsawit, pihaknya lebih mudah dalam melakukan kontrol. Namun untuk pedagang di luar kawasan itu, perlu ketegasan dari dinas terkait.

Untuk diketahui insiden naiknya harga makanan saat Lebaran di Solo mencuat lantaran salah seorang warganet mengunggah kejadian yang dia alami di situs pertemanan daring. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa dirinya merasa kesal dengan kenaikan harga makanan yang tidak wajar yang dilakukan oknum PKL.

 

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge