0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Heli Basarnas yang Jatuh di Temanggung Masih Baru dan Berteknologi Canggih

(Helikopter Basarnas jenis Dauphin AS365N3 yang jatuh di Temanggung, Minggu (2/7/2017) | Dokumentasi Basarnas)

Timlo.net – Helikopter Dauphin AS 365 N3 milik Badan SAR Nasional (Basarnas) yang dilaporkan mengalami musibah di Candiroto, Temanggung, termasuk helikopter baru yang dibekali dengan teknologi canggih. Basarnas menerima dua pesawat seharga Rp 370 miliar itu pada Februari 2014.

Dari catatan yang dihimpun Timlo.net, helikopter Dauphin termasuk pesawat canggih dengan sejumlah kelebihan teknologi yang sangat cocok untuk kebutuhan SAR. Selain daya angkut mencapai 4,3 ton atau 12 penumpang dan pintu kabin, juga ada perangkat hoist (katrol) untuk mengangkat rescuer maupun korban secara vertikal.

“Pesawat ini mampu terbang dengan pilot otomatis, juga ada radar cuaca,” papar Muhammad Hernanto, Kepala Humas Basarnas pada saat heli itu diterima, awal Februari 2014.

Sebelum memiliki Dauphin, Basarnas punya sejumlah helikopter BO-105 yang hanya mampu mengangkut tiga penumpang duduk atau dua korban dalam tandu. Itu pun tidak semua pesawat dilengkapi dengan hoist, sehingga kemampuannya kurang optimal.

Editor : Ari Kristyono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge