0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kawah Sileri Dieng Meletus, Empat Wisatawan Luka

Kawah sileri Dieng meletus (merdeka.com)

Timlo.net — Kawah Sileri di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah meletus, Minggu (2/7) siang sekitar pukul 12.00. Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, letusan kawah di kawasan Dieng Plateu itu disertai material lahar dingin, lumpur dan asap dengan ketinggian hingga mencapai 50 meter.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menuturkan, tipe letusan adalah freatik yaitu letusan gas atau embusan asap dan material yang dipicu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan. Saat terjadi letusan, ada 17 orang pengunjung atau wisatawan. Sebanyak empat wisatawan menderita luka-luka dan dirawat di Puskesmas I Batur.

“Tidak ada korban jiwa meninggal dunia,” ujar Sutopo melalui pesan singkat kepada wartawan.

BPBD Kabupaten Banjarnegara, PVMBG, TNI, Polri, SKPD, relawan dan lainnya sudah berada di lokasi.

“Pengunjung maupun warga diminta untuk meninggalkan lokasi dan untuk area kawah sudah dikosongkan. Kejadian tersebut berpotensi akan menimbulkan letupan susulan,” jelasnya.

Kawah Sileri merupakan salah satu objek wisata di Dieng Plateau, memiliki bentuk unik berupa kepundan datar, sehingga permukaan air kawah yang selalu mendidih terus mengalir ke permukaan yang lebih rendah. Dengan permukaan air mencapai empat hektar. Aktivitas kawah ini cukup tinggi, sempat beberapa kali meletus, sehingga menjadi kawah yang paling berbahaya di Dieng. Kawah Sileri merupakan kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali yang sempat tercatat adalah tahun 1939, 1944, 1964, 1984, 2003, 2009.

Hingga saat ini status Gunung Dieng masih normal aktif. Belum ada kenaikan status terkait dengan peningkatan aktivitas gunung dan letusan yang terjadi pada Minggu siang ini.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge