0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penonton Palsu Dibayar Hingga Rp 1,5 Juta Untuk Tertawa dan Menangis

Para penonton bayaran. ()

Timlo.net—Orang-orang yang bisa berakting tapi tidak ingin tampil tetap bisa memperoleh penghasilan di Cina. Para aktor ini memperoleh penghasilan sebagai penonton profesional dalam acara-acara reality show di Cina. Sejak 2014, industri penonton profesional ini menghasilkan uang senilai $26,5 juta.

Pekerjaan mereka adalah duduk sebagai anggota penonton acara TV di studio TV. Mereka diminta bertepuk tangan, menangis, tertawa dan melakukan hal-hal lain yang diminta. Satu orang penonton palsu ini bisa memperoleh sekitar $120 (Rp 1,5 juta) per acara TV. Durasi acara TV sendiri sekitar 3-4 jam. Sementara mereka yang mengajak seorang teman memperoleh bonus 30 persen dari bayaran mereka.

Karena reaksi palsu mereka yang menyakinkan, mereka disebut “pria menangis”, “gadis berduka” dan “kaisar emosional” oleh para pengguna sosial media. Untuk masuk ke dalam industri ini mudah. Dari lowongan pekerjaan yang ada, terungkap syarat-syarat untuk menjadi penonton palsu:

-Tinggi: 155 cm

-Kompensasi: 300 yuan (Rp 589 ribu) per rekaman selama 4 jam.

-Peran: menghidupkan suasana dengan tepuk tangan.

-Durasi: terserah pekerja, akan dibayar 300-800 yuan (Rp 589 ribu hingga Rp 1,5 juta) untuk durasi 4 hingga 8 jam.

Pekerjaan ini kesannya mudah. Tapi ada beberapa aturan yang harus dipenuhi. Penonton palsu tidak boleh ketiduran, pergi lebih awal dan menggunakan smartphone selama syuting acara TV.

Sumber: Nextshark.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge