0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pantai Wedi Ireng Ternyata Pasirnya Berwarna Putih

Pantai Wedi Ireng di Banyuwangi, Jawa Timur (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Sah saja menempatkan Pantai Kuta Bali menjadi salah satu pantai paling eksotis di Indonesia. Semua pun mengakuinya, lokal maupun internasional. Tapi, tak adil rasanya kalau hanya Pantai Kuta yang dinilai terbaik. Sebab, ada Pantai Wedi Ireng di Banyuwangi, Jawa Timur yang tak kalah memesona.

Bagi pecinta keindahan alam, khususnya pantai, tempat yang berlokasi di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi ini patut untuk dikunjungi. Atau minimal masuk dalam daftar rencana liburan Anda.

Bagaimana tidak? Selain karena memiliki pemandangan nan indah, cerita di balik pantai ini cukup bernilai.

Wedi Ireng dalam bahasa Jawa yang berarti Pasir Hitam. Walau bernama pasir hitam tetapi pasir pantai di Wedi Ireng warnanya putih. Usut punya usut ternyata ada kisah di balik pasir berwarna putih di sepanjang pantai yang memiliki pemandangan cantik ini.

Menurut catatan sejarah, dulu pada 2 Juni 1994 telah terjadi gelombang Tsunami yang melanda di tiga desa di Pesanggaran, yaitu desa Pancer, Lampon, dan Rajegwesi.

Gelombang Tsunami yang terjadi pada pukul 2 dini hari tersebut turut membawa pasir dari dasar lautan ke daratan, dan mengubah warna pasir di pantai dari hitam menjadi putih. Namun pasir hitam tidak sepenuhnya hilang, pengunjung tetap bisa menemui beberapa sisi pantai berpasir putih dengan semburat pasir hitam.

Untuk mencapai ke Wedi Ireng, pengunjung akan melalui jalur yang sama jika akan ke pantai Pulau Merah. Setelah sampai di pintu masuk pantai Pulau Merah, ambil arah kanan menuju Pantai Mustika atau pelabuhan nelayan Pancer.

Dari pesisir kedua pantai tersebut, wisatawan bisa memilih dua alternatif untuk menuju pantai Wedi Ireng. Naik perahu atau tracking melewati bukit, waktu tempuhnya sama sekitar 20 hingga 30 menit.

Namun pengunjung akan merasakan sensasi yang sangat berbeda untuk mencapai Pantai Wedi Ireng. Jika pengunjung memilih untuk menaiki perahu, pemandangan perbukitan dan tebing yang diterjang ombak akan menjadi suguhan menarik. Deburan ombak juga menjadi pengalaman yang memacu adrenalin. Satu perahu yang disewakan maksimal bisa menampung 10 wisatawan.

Namun jika Anda tertarik untuk melalui jalur tracking. Ketika sudah di puncak bukit, Anda akan menikmati karakteristik pemandangan pesisir pantai selatan. Rasa letih yang melanda akan terbayar dengan suguhan keindahan pantai Wedi Ireng dengan air berwarna hijau tosca.

Terlebih lagi jika capai melanda, semua itu akan terbayar dengan keindahan pantai Wedi Ireng dengan air berwarna hijau tosca. [hrs]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge