0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyerangan Dilakukan Secara Acak Sambil Berteriak Kafir

TKP penusukan anggota Brimob di Mabes Polri (merdeka.com)

Timlo.net – Penikam dua anggota Brimob saat Salat Isya di masjid depan Mabes Polri, sempat ikut melaksanakan salat berjemaah. Pelaku salat di barisan atau saf ketiga jemaah.

“Pada waktu salat selesai dan para jemaah bersalam-salaman pelaku yang berada di posisi saf 3 belakang sebelah kanan ikut bersalaman juga. Namun begitu dekat dengan anggota Brimob, pelaku langsung mengeluarkan sangkur dan secara acak menyerang sambil berteriak kafir-kafir,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, Jumat (30/6).

Pelaku lantas mengancam para jemaah menggunakan pisau dipegangnya sembari berusaha melarikan diri ke terminal Blok M. Pelaku lantas ditembak anggota Brimob tengah berjaga di lokasi saat hendak melarikan diri.

“Pelaku langsung dikejar setelah dilakukan tembakan peringatan tidak mau menyerah bahkan berbalik mengancam akan menyerang dengan sangkur akhirnya dilakukan penembakan dan pelaku tewas di tempat,” kata Rikwanto.

Saat olah TKP, polisi menemukan satu buah identitas yang diduga milik pelaku penyerangan anggota Brimob di Masjid Falatehan, dekat Mabes Polri. Dari tanda pengenal itu, tercantum nama Mulyadi (28), warga Kampung Pagaulan RT 012 RW 005, Desa Suka Resmi, Kecamatan Cikarang Selatan dan berstatus mahasiswa.

[gil/eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge