0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lebih Dari 300 Aplikasi di Google Play Gunakan Perangkat Untuk Clickfarm

Google PlayStore. (Dok: Timlo.net/ GSM Arena. )

Timlo.net—Baru-baru sebuah penelitian mengungkap jika ratusan aplikasi Android di Google Play memanfaatkan perangkat para pemakainya untuk menjadi alat clickfarm. Saat para pengguna menginstal aplikasi yang terinfeksi ini, maka aplikasi itu akan terus menerus meminta penayangan iklan. Lantas aplikasi itu memanipulasi klik iklan sehingga penghasilan mereka melalui iklan bertambah.

Untuk para pengguna awam, hal ini seolah bukanlah masalah. Tapi penipuan ini menyebabkan kuota internet dan baterai smartphone cepat habis. Untuk smartphone low-end, aplikasi semacam ini juga menyebabkan perangkat menjadi lambat. Menurut Phone Arena, sebuah aplikasi seperti ini bisa meminta 3 ribu iklan untuk sebuah perangkat. Dari sekian ribu itu, ada 169 klik.

Jumlah aplikasi penipu seperti ini mencapai lebih dari 300 buah. Jumlah instal total aplikasi itu sekitar 4-14 juta kali. Kebanyakan aplikasi ini berupa aplikasi utilitas sederhana dan live wallpaper. Para peneliti yang menemukan hal ini menyebutkan contoh aplikasi itu: Attunable, Classywall, Firamo, FlameryHot, NeonApp, Goopolo, Litvinka Co, Livelypapir, Tuneatpa Personalization, Waterflo, X Soft, and Zheka.

Penelitian ini berasal dari agensi pendeteksi iklan palsu eZanga. Mereka mengaku sudah memberitahu Google soal aplikasi berbahaya ini. Google memang biasa cepat mengambil tindakan terhadap hal semacam ini. Tapi hal ini juga berarti sistem pengecekan aplikasi mereka tidak bekerja sebagaimana seharusnya.

 

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge