0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Angkutan Sampah Kampung Libur, Limbah Dibuang ke Pasar

Karanganyar – Volume kontainer sampah di 18 pasar tradisional di Karanganyar mengalami kenaikan sampai 75 persen selama momentum lebaran. Penyebabnya, warga permukiman ikut membuang sampahnya ke kontainer itu.

“Kalau sampah dari pasar saja tidak akan sampai sebanyak itu. Biasanya, warga permukiman di sekitar pasar ikut memanfaatkannya menjadi TPS (tempat pembuangan sementara). Kemungkinaan karena petugas sampah kampung libur lebaran. Jadi sampah permukiman daripada menumpuk, lalu dibuang ke kontainer sampah di pasar,” kata Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki kepada Timlo.net, Kamis (29/6).

Meski volume sampah domestik pasar tradisional membludak, namun ia memastikannya tidak berlarut-larut karena segera diangkut ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Sukosari Jumantono. Kepada lurah pasar, ia meminta hal itu diperhatikan.

Kondisi sampah membeludak di pasar tradisional dibenarkan Lurah pasar Kebakkramat, Mariman. Biasanya, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengambil kontainer yang sudah penuh sampah setiap tiga hari sekali.

Namun sejak ramadan hingga lebaran, ia harus meminta jadwal pengambilan sampah dipersingkat.

“Sekarang dua hari sekali harus diangkut. Kalau tidak, pasti meluber. Warga sekitar juga ikut buang ke situ soalnya,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge