0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taraf Ekonomi Meningkat Jadi Faktor Kenaikan Jumlah Penumpang Pesawat

Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santosa (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Kenaikan jumlah penumpang pesawat udara yang menembus angka 3 juta lantaran akibat meningkatnya taraf ekonomi masyarakat Indonesia. Padahal, target awal kementerian perhubungan dalam mudik lebaran tahun ini hanya sekitar 2,7 juta penumpang.

“Peningkatan ini diluar prediksi kami. Padahal, arus balik tahun ini belum mencapai puncak sudah dapat memecahkan target prediksi. Kemungkinan, bisa melampaui hingga 3,5 juta penumpang hingga puncak arus balik nanti,” terang Dirjen Pehubungan Udara, Agus Santosa, Rabu (28/6) petang.

Berdasarkan data dari pihak Bandara Adi Soemarmo, kedatangan penumpang pesawat paling tinggi adalah H-1 lebaran atau pada Sabtu (24/6) kemarin yang mencapai 6.760 penumpang. Sedangkan keberangkatan penumpang tercatat paling tinggi pada H+1 atau Senin (26/6) mencapai 4.199 penumpang.

“Diprediksi, puncak balik penumpang pesawat ada pada hari Sabtu (30/6) dan Minggu (1/7) mendatang,” jelas Agus.

Dari 35 bandara udara yang tersebar di Indonesia, Bandara Adi Soemarmo menempati posisi lima besar yang digunakan penumpang untuk naik pesawat terbang dalam mudik lebaran tahun ini. Pasalnya, sejumlah pemudik yang berada di sejumlah kota besar berada di Kawasan Jawa Tengah.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge