0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Otoritas Jasa Keuangan Luncurkan SPRINT, Proses Perizinan Diklaim Lebih Cepat

(merdeka.com)

Timlo.net – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Sistem Informasi Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT) Penerbitan Obligasi dan Sukuk Untuk Emiten Bank. Melalui sistem ini, proses perizinan penerbitan obligasi dan sukuk untuk emiten bank dapat dipersingkat dari waktu 105 hari menjadi 22 hari kerja saja.

Tak hanya itu, SPRINT juga transparan sehingga pemohon dapat memonitor proses perizinan yang sehingga dengan demikian kinerja petugas dapat terpantau.

“Sesuai aturan dalam 20 hari kerja harus terbit. Kalau tidak terbit, kami bisa saja kenakan sanksi pada bagian-bagian yang tidak melaksanakan tugasnya,” kata Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK, Firdaus Djaelani di Jakarta Pusat, Selasa (20/6).

Adapun sanksi yang diberikan masih berupa sanksi administratif. Kelalaian dapat berimbas pada proses kenaikan pangkat atau penerimaan bonus bagi petugas yang bersangkutan.

“Kan (sanksi) administratif kan. Nanti dinilai performanya tidak bagus ujung-ujungnya nanti kenaikan pangkat. Misalnya ada bonus, bisa saja dapat lebih kecil dari yang lain yang kerjanya baik,” tegasnya.

Firdaus juga menampik kekhawatiran kalau-kalau data yang dimasukkan dalam SPRINT dapat terganggu keamanannya.

“Ini semuanya kan dengan sistem. Keamanan data-datanya terjamin,” jelas Firdaus.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge