0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wow, Ini Fantastisnya Keuntungan Pengoplos Elpiji

Gelar barang bukti kasus elpiji oplosan (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Cara licik tersangka pengoplos elpiji ternyata tak mendulang untung abadi. Meski ia sempat mereguk laba yang lumayan besar dengan menjual elpiji suntikan ke luar daerah.

“Elpiji nonsubsidi ukuran 12 Kg hasil suntikan dijual ke warung-warung wilayah Klaten. Dari harga normal Rp 150 ribu pertabung, tersangka berani menawarkan Rp 110 ribu-Rp 115 ribu per tabung. Ia mendapat keuntungan Rp 42 ribu-Rp 47 ribu per tabung. Sudah dua pekan ia beraksi,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, kemarin. 

Diperkirakan ratusan tabung isi gas 12 Kg suntikan berhasil dijualnya dalam waktu setengah bulan itu. Apalagi, konsumen tak mau ambil pusing asalkan harganya murah. Berdasarkan barang bukti yang disita, tersangka memperhitungkan rapi aksi kejahatannya ini agar tak menimbulkan kecurigaan. Dua kaki tangannya diperintah membeli tabung isi gas 3 Kg secara acak di wilayah Solo.

Kemudian menjual hasil suntikan justru ke Klaten. Adapun barang bukti berupa 15 tabung kosong 12 Kg, 37 tabung isi 12 Kg, 19 tabung isi 3 Kg, 92 tabung kosong 3 Kg, delapan selang regulator, satu timbangan, satu tang, satu alat potong kuku, enam ember plastik warna hijau, satu kantung plastik berisi segel bekas tabung elpiji 3 Kg, sebuah kompor gas, dua dandang silver, sebuah sepeda motor Yamaha Mio AD 2028 HS, dua bendel nota transaksi dan 60 bendel nota belum terpakai.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge