0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

168 SKTM Pendaftar SMA/K Fiktif

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah mengungkapkan, sebanyak 168 Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dipakai pendaftar SMA/K Negeri di Jawa Tengah dinyatakan fiktif. Hal itu setelah dilakukan verivikasi oleh tim, mulai tanggal 16 Mei hingga 16 Juni 2017 lalu.

“Kita langsung coret yang terbukti menggunakan SKTM fiktif,” tandas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo, Senin (19/6).

Padahal kuota SMKN berjumlah 98.100 orang dengan pendaftar dari Gakin sebanyak 12,24 persen atau 12.777 orang. Sedangkan kuota SMAN di Jawa Tengah sebesar 112.792 orang dengan pendaftar dari Gakin sebanyak 10.076 atau 8,24 persen.

Sejauh ini, kata Gatot, 168 SKTM  terdiri dari 90 SKTM milik pendaftar SMAN dan 78 SKTM miliki pendaftar SMKN. Bagi pendaftar yang menggunakan SKTM fiktif dan telah dicoret, maka yang bersangkutan bisa mendaftar ke SMAN atau SMKN menggunakan jalur regular atau non Gakin.

“Bagi yang sudah mendaftar melalui jalur Gakin dan dicorek karena SKTM tidak sesuai, maka bisa mendaftar lagi namun dengan nilai murni atau dengan menggunakan SKHUN saja pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tahap kedua ini,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge