0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Muhammadiyah Dukung Lima Hari Sekolah

Haedar Nashir (keempat dari kiri) (timlo.net/eko prasetyo)

Sukoharjo – Muhammadiyah mendukung Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah. Hari sekolah dilaksanakan delapan jam dalam satu hari atau 40 empat puluh jam selama lima hari dalam satu minggu.

“Hari sekolah tersebut tertuang dalam Permendikbud No 23 tahun 2017, terutama pasal 2,“ ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir didamping sejumlah Pimpinan Pusat Muhammadiyah lainya dalam keterangan pers di Gedung Walidah, Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Pabelan Kartasura, Sukoharjo, Senin (19/6) petang.

Haedar mengatakan, Permendikbud No 23 tahun 2017 pada implementasinya untuk penguatan pendidikan karakter. Pendidikan karakter tidak mungkin abstrak, tetapi musti dalam bentuk sistem, salah satunya membawa konsekuensi pelaksanaan lima hari sekolah.

“Setiap suatu kebijakan, itu biasa bila ada kontroversi. Ada pro maupun kontra, bahkan bisa menjadi masukan,” ujarnya.

Khusus dalam hal ini, menurut Haedar, PP Muhammadiyah sudah mengkaji melalui baik Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan juga para ahli pendidikan, termasuk hasil pleno Pimpinan Pusat Muhammadiyah, maka Muhammadiyah mendukung sepenuhnya pendidikan  karakter yang menjadi komitmen pemerintah lewat Permendikbud No 23 tahun 2017.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge