0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pantau Harga, Kementerian Perdagangan Kerahkan 150 Staf ke Daerah

​Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat jumpa pers di Pondok Pesantren Al-Qurani Azzayadiy, Minggu (18/6) (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Kementerian Perdagangan sebarkan 150 staf di 70 kota rawan lonjakan harga pangan. Mereka berkerja sama dengan satgas pangan dan dinas perdagangan setempat untuk memantau harga dan pasokan bahan pangan di pasaran.

“Seperti sore tadi ada laporan beberapa daerah kekurangan bawang putih. Malam ini langsung kita kirim,” kata Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, Minggu di sela kunjungannya di Pondok Pesantren Al-Qurani Azzayadiyy, Minggu (18/6).

Ketersediaan barang di pasar menjadi fokus kementerian. Hal itu diyakini dapat mencegah para spekulan yang sering memanfaatkan kekosongan barang di pasar. Pasokan yang lancar akan menyulitkan mereka menyalahgunakan kelangkaan barang.

“Kita bekerja sama dengan bulog dan para distributor. Jangan sampai ada spekulan yang bermain,” kata dia.

Berdasarkan pantauan Kemendag, Enggartiasto mengklaim harga kebutuhan pokok relatif stabil. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, tren harga menunjukkan penurunan di banyak tempat. Keberhasilan itu diyakini sebagai hasil berbagai program pemerintah seperti Pasar Murah ramadan di berbagai daerah termasuk Solo.

“Untuk Pasar Murah Ramadan kita melibatkan pesantren karena mereka yang lebih dekat kepada masyarakat,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge