0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Lebaran, Polres Razia Premanisme

Jajaran Polres Wonogiri gelar Operasi Premanisme dalam rangka Operasi Ramadniya 2017 (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sejumlah obyek vital di Wonogiri menjadi sasaran Operasi Premanisme jajaran Polres Wonogiri, Sabtu (17/6) pukul 20.00 WIB. Hasilnya, sejumlah juru parkir liar diamankan. Mereka kedapatan melakukan aktifitas ilegal dan dianggap meresahkan masyarakat.

“Operasi ini dalam rangka menciptakan rasa aman bagi warga dan juga para pemudik Lebaran,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Muhamad Tora melalui Kasatreskrim AKP Muhamad Kariri, Minggu (18/6).

Menurut dia, operasi premanisme tersebut menyasar dibeberapa tempat khususnya obyek vital. Diantaranya terminal Giri Adipura Krisak, Singodutan, Selogiri dan Toserba Luwes Kecamatan Wonogiri Kota. Razia itu, melibatkan puluhan anggota Sat Sabhara dan juga anggota Sat Reskrim Polres Wonogiri.

“Kegiatan ini pada intinya untuk membasmi praktik premanisme dan juga menangkal kejahatan jalanan,” kata dia.

Kasat melanjutkan, ada dua preman yang berhasil terjaring. Keduanya adalah MD (38) warga Singodutan RT 1/RW 1, Selogiri. Pria ini diamankan lantaran kedapatan melakukan aktifitas juru parkir liar. Kemudian, SD (54) warga Brajan RT 1/RW 5 Kaliancar, Selogiri.

Pria ini diamankan lantaran terbukti melakukan praktik pungutan liar (pungli) terhadap bus-bus yang masuk ke dalam terminal induk, dengan modus operandi menarik uang Rp 5.000-Rp 7.000 kepada tiap bus mini yang masuk terminal. Tak hanya itu, tim juga melakukan pendataan terhadap juru parkir yang biasa beroperasi di depan Toserba Baru dan Luwes.

“Tindakan, memberikan pembinaan kepada juru parkir resmi maupun liar dan calo penumpang untuk tidak memungut tarif di luar ketentuan dan tidak memaksa penumpang bus untuk membayar jasa calo diatas tarif yang berlaku ditempat tersebut,” tandas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge