0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPR: Mendikbud Harus Kaji Ulang 5 Hari Sekolah

Diskusi seputar rencana Lima Hari Sekolah (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kebijakan 5 hari dengan waktu delapan jam sekolah atau full day school yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendapat pro kontra di masyarakat. Anggota Komisi X DPR Fraksi PKS, Ledia Hanifa Amaliah meminta Mendikbud Muhadjir Effendi mengkaji ulang kebijakan tersebut.

“Permen (Peraturan Menteri) ini enggak bisa digunakan, harus dikaji ulang, kalau dipaksakan ini harus benar-benar dilihat kembali,” kata Ledia di Resto Warung Daun, Cikini,┬áJakarta, Sabtu (17/6).

Ledia menyebut beberapa pasal yang ada dalam Permendikbud tersebut justru bertabrakan dengan berbagai sisi positif dari kegiatan belajar mengajar. Semisal, jam istirahat yang hanya ditambahkan setengah jam dalam satu hari.

Meski jam istirahat ditambah, hal tersebut bukan solusi. Sebab, kemampuan atau konsentrasi anak-anak dalam menyerap pelajaran idealnya hanya tiga sampai dua jam.

“Ini di Permendikbud istirahat cuma ditambah setengah jam, waduh, jangan kan anak-anak, kita kerja saja ngomel-ngomel,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sedang menggodok Permendikbud sebagai dasar kebijakan sekolah lima hari dalam sepekan. Sebagai konsekuensi kebijakan tersebut, maka akan ada pengeprasan jumlah hari dan lama tinggal di sekolah lebih panjang. Sekolah yang rata-rata pulang jam 14.00 siang, bisa menjadi pukul 16.00 sore. [dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge