0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kuasa Hukum Siti Aishah Datangkan Ahli Luar Negeri

Siti Aishah (merdeka.com)

Timlo.net – Kuasa hukum terdakwa pembunuh Kim Jong Nam, Siti Aishah (25), bakal meminta bantuan ahli di Eropa dan negara lain buat memeriksa ulang bukti-bukti diserahkan jaksa penuntut umum. Termasuk, soal penggunaan zat VX dinyatakan sebagai senjata pemusnah massal yang diduga dipakai buat menghabisi Jong Nam.

Dilansir dari laman Reuters, Jumat (16/6), pengacara Siti, Gooi Soong Seng, mengatakan dia sudah menerima 44 dokumen perkara Siti. Di dalamnya termasuk aspek toksikologi, autopsi, laporan penahanan, pernyataan tersangka dan foto.

“Sebagian dokumen akan dikirim ke pemeriksa ahli di Denmark dan negara lain. Di laporan post mortem ditulis kalau penyebab kematian karena zat VX. Jadi kami akan melihat menyeluruh soal keterlibatan zat VX ini,” kata Gooi.

Sayang dia tidak memberitahu siapa ahli dimaksud dan dalam bidang apa. Gooi mengatakan dia juga masih menunggu salinan rekaman kamera pengawas saat kejadian, termasuk aksi lelucon yang dilakukan Siti di hotel serta pusat perbelanjaan di sekitar Kuala Lumpur.

Hisyam Teh Poh Teik, kuasa hukum tersangka Doan Thi Huong (25), menyatakan juga sedang mencari bukti lain di kampung halaman pelaku di Vietnam. Namun dia menolak membeberkannya.

Korea Utara dituding berada di balik aksi pembunuhan terhadap Jong Nam. Dia selama ini hidup dalam pengasingan di Macau dan kerap mengkritik dinasti keluarganya.

Kim adalah anak tertua mendiang pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il. Saudara tirinya diangkat menggantikan posisi itu setelah Jong Il mangkat enam tahun lalu.

Korea Utara juga menolak mengakui kalau Jong Nam adalah saudara tiri Jong Un. Mereka juga menyatakan Jong Nam tewas karena serangan jantung.

Kedua tersangka, Siti dan Doan, mengaku kalau mereka tidak pernah berniat membunuh Jong Nam. Keduanya cuma tahu kalau aksi mereka sekedar mengisi acara lelucon televisi dengan mengerjai beberapa orang, termasuk Jong Nam.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge