0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buka Palang Pintu yang Sudah Menutup, Lima Warga Tewas Disambar KA

mayat (merdeka.com)

Timlo.net – Kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jumat (16/6). Lima warga kecamatan setempat tewas tertabrak kereta api (KA).

Mereka adalah Nur Faudil Adha (18), Ali (18), Sodikin (28) dan Budi (28). Kemudian seorang pemuda lagi yang merupakan warga Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal yaitu Son Haji Mahdon (38).

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan berawal sekira pukul 01.40 WIB dua sepeda motor di antaranya Honda Vega bernopol H 5323 UH dan sepeda motor Honda Vario H 4782 HAD melaju berdampingan dari arah utara atau Pegandon menuju arah selatan atau Puguh dengan kecepatan sedang. Sesampainya di perlintasan, palang pintu kereta api dalam kondisi tertutup.

“Kemudian salah seorang pengendara sepeda motor Vega H 5323 UH membuka palang pintu kereta api tersebut. Kemudian kedua sepeda motor melaju ke arah selatan dg cara melanggar palang pintu perlintasan kereta api,” kata Kasat Lantas Polres Kendal AKP Edi Sutrisno saat dikonfirmasi wartawan.

Edi membeberkan, bersamaan itu pula dari arah timur atau dari arah Semarang menuju arah barat atau Pekalongan tepatnya di rel kedua melaju KA Barang dengan Loko CC2040301 yang dimasinisi oleh Ari Wibowo.

“Dikarenakan jarak sudah dekat maka sepeda motor Yamaha Vega dan Honda Vario tertabrak oleh Kereta Api Barang tersebut,” bebernya.

Usai kejadian, keempat korban langsung tewas dalam kondisi mengenaskan. Sementara seorang lainnya masih dalam kondisi kritis di larikan ke RSUD Suwondo Kabupaten Kendal dan akhirnya dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Humas PT KAI Daop IV Semarang, Edy Koeswoyo membenarkan jika kelimanya tewas karena dua sepeda motor yang dikendarainya menerobos palang pintu perlintasan sebidang KA. Saat ini, kasus kecelakaan KA itu masih ditangani oleh petugas Satlantas Polres Kendal, Jawa Tengah.

“Mereka menerobos palang pintu kereta yang ada penjaganya. Empat meninggal di tempat dan satu lainnya dinyatakan meninggal saat dilarikan ke rumah sakit,” jelas dia.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge