0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kisah Pimpinan Maute Filipina Nikahi Perempuan Bekasi

Omar Khayam Maute (merdeka.com)

Timlo.net – Omar Khayam Maute, salah satu pimpinan kelompok Maute yang berafiliasi dengan ISIS di Filipina, ternyata pernah tinggal di Bekasi. Dia menjadi pengajar di pesantren daerah Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi selama dua tahun.

Omar mempersunting Minhati Madrais, putri dari pimpinan pondok pesantren Darul Amal di Babelan, KH. Madrais Hajar.

“Iya betul, menantu,” kata KH Madrais Hajar belum lama ini.

Dia mengatakan, putrinya dan Oman menikah di Mesir ketika masih sama-sama menjadi pelajar di sebuah perguruan tinggi pada 2008. Minhati mengambil jurusan Syariah, sementara Omar jurusan tafsir.

“Saya datang ke sana sebagai wali, setahun kemudian lulus, baru pulang ke sini,” kata dia.

Menurut Madrais, Omar dan Minhati hanya dua tahun tinggal di Bekasi. Selama itu, Madrais meminta keduanya menjadi pendidik karena sudah menempuh ilmu ke Mesir.

“Itu keinginan saya (menjadi pendidik) supaya dia itu ngajar di sini, kita punya lembaga pendidikan,” kata dia.

Tak lebih dari dua tahun, Omar mengajak istrinya pulang ke Filipina. Dia mengaku tak mengetahui motif di balik itu. Namun diduga karena Omar tak sepaham dengan keinginan keluarga istrinya yang memintanya menjadi pendidik.

“Selama dua tahun dirasakan kurang kerasan barang kali, itu hak dia (Omar) bawa istri, orang tua enggak bisa (menahan),” kata dia.

Sejak saat itu, Madrais sudah tak lagi menjalin komunikasi dengan menantunya. Madrais terkejut ketika mendapatkan informasi bahwa Maute terlibat dalam invasi Kota Marawi di Filipina.

[noe]

Sumber: merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge