0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pramono Anung Tanggapi Pro Kontra Kebijakan Sekolah Lima Hari

Timlo.net – Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, mengimbau jangan asal mengkritik Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang akan memberlakukan waktu belajar 8 jam per hari dan libur Sabtu-Minggu. Dia minta kepada semua pihak membaca secara rinci kebijakan yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah.

“Lebih baik semuanya mempelajari, membaca sebelum memberikan komentar,” kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/6).

Pramono menjelaskan, dirinya dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno telah melakukan pertemuan dengan Muhadjir Effendy membahas kebijakan tersebut. Hal ini diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin kebijakan itu dikaji ulang.

Meski begitu, Pramono enggan mengungkapkan apa yang menjadi keputusan dari pertemuan dan permintaan Presiden untuk mengkaji kebijakan itu.

“Untuk detailnya tanyakan ke Mendikbud,” ujarnya.

Menurut Pramono, dalam kebijakan ini, pemerintah telah menangkap aspirasi dari seluruh pihak yang mengkritik kebijakan yang akan direncanakan diterapkan pada Juli mendatang tersebut.

“Tentunya pemerintah juga menangkap apa yang menjadi keresahan yang terjadi,” katanya.

[msh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge