0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panglima TNI: Orang Muslim Harus Rendah Hati

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menggelar Safari Ramadan di Lapangan Brigif 4 Dewa Ratna Slawi, Kabupaten Tegal (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menggelar Safari Ramadan di Lapangan Brigif 4 Dewa Ratna Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Gatot merasa bersyukur karena dirinya bisa bernostalgia dan mengenang masa kecilnya, di mana dirinya dilahirkan dan dibesarkan oleh ayahnya di wilayah yang mempunyai ciri khas teh poci itu.

“Khususnya, saya sangat bahagia karena saya bisa datang ke sini karena tempat ini adalah tempat ayah saya dulu berkarir dan dilahirkan saya di sini,” kata Gatot Nurmantyo mengawali pidatonya di Lapangan Brigif 4 Dewa Ratna, Slawi, Kabupaten Tegal Rabu(15/6) malam tadi.

Hadir dalam acara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pandam IV Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono, Bupati Tegal, Enthus Susmono serta ulama kharismatik asal Pekalongan, Habib Luthfi Bin Yahya.

Gatot juga mengucapkan terima kasih kepada para jajaran pemerintahan, TNI-Polri khususnya para ulama karena bisa menjaga kondisi Jawa Tengah aman, tentram dan damai.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih, khususnya para ulama yang bersama dengan TNI-Polri menjaga Jawa Tengah adalah daerah yang aman, damai dan saya lihat di sini ayem-ayem saja,” ungkapnya.

Gatot meyakini, jika wilayah Jawa Tengah akan aman, tenang dan damai berkat kebaikan dan kesatuan antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat dan TNI-Polri. Termasuk mayoritas umat muslim di Jawa Tengah yang benar keislamanya dan mengenal sifat-sifat ke-Tuhanannya.

“Dalam hal ini saya yakin karena masyarakat di Jawa Tengah yang mayoritas muslim adalah orang-orang yang benar-benar Islam sebenarnya. Karena kalau orang bertanya bagaimana Islam yang baik? Nabi Yusuf mengatakan, orang beriman yang baik adalah orang yang makrifatullah adalah orang yang mengenal sifat-sifat Allah,” ujarnya.

Gatot menegaskan, jika orang yang mempunyai akhlak mulia akan selalu menempatkan dan membuat orang lain dalam kebaikan, kebahagiaan dan kesenangan.

“Bagaimana mengenal sifat Allah adalah orang yang akhlakul karimah. Orang yang mempunyai akhlak mulia. Bagaimana orang punya akhlak mulia itu? Adalah orang yang suka dan selalu menempatkan dan menjadikan orang lain kebaikan, kebahagiaan dan kesenangan. Karena itu adalah ajaran Allah. Makanya kita melakukan kegiatan yang selalu kita lakukan adalah mengucap bismillahirrohmanirrohim. Allah maha pengasih dan penyayang. Sifat Allah seperti itu,” ucapnya.

Namun sebaliknya, Gatot menambahkan jika ada orang muslim yang menjelekan kaum muslim lainnya maka dia bukanlah sosok umat yang mempunyai akhlak mulia. Apalagi, manusia tersebut mempunyai sifat yang sombong dan takabur yang sangat dibenci oleh Tuhan.

“Jadi kalau ada orang muslim yang menjelek-jelekan orang lain, yang beromong kasar dengan orang lain, suka menyakiti orang lain, itu belum mempunyai akhlak mulia. Belum mengenal sifat-sifat Allah. Pada kesempatan seperti ini, sifat yang paling dibenci Allah adalah sifat sombong, takabur. Justru orang muslim harus rendah hati. Kenapa demikian? Karena sifat takabur dan sombong hanya milik Allah,” pungkasnya. [msh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge