0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Alasan Persis Dinilai Tak Masuk Akal

Joko Driyono (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Klub Persis Solo melalui perwakilannya sebenarnya diundang untuk hadir dalam sidang komdis PSSI di Hotel Alana Sleman, Selasa (13/6) kemarin. Akan tetapi tak satupun perwakilannya yang datang mengikuti sidang.

“Itu sebuah alasan yang tak masuk akal, terlalu mengada-ada. Sudah menjadi agenda biasa jika Timnas bermain di suatu daerah di mana para pengurus dan anggota Exco PSSI berkumpul, maka sekalian digelar sidang termasuk Komdis. Lah kebetulan kali ini Timnas main di Sleman, maka klub Persis ikut kami undang dalam sidang,” ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, Selasa (13/6) malam.

Persis Solo sendiri dipanggil oleh Komdis PSSI atas laporan dari klub PSIM Yogyakarta atas dugaan penghinaan. Pada tanggal 7 Mei lalu, Persis menyambangi markas Persiba Bantul. Pihak PSIM kecewa dengan suporter Persis yang membentangkan tulisan bernada provokasi, padahal lawannya Persis adalah Persiba bukan PSIM.

Atas laporan dari pihak PSIM, Komdis PSSI pun ikut memanggil keduanya dalam sidang di Sleman. Untuk kasus tersebut, hanya dari pihak PSIM saja yang datang yakni oleh sekretaris mereka, Jarot Sri Kastawan. Sementara di pihak Persis absen dan menyampaikan surat keberatan.

Perhatian utama yang disampaikan oleh Persis adalah mengenai lokasi sidang komdis yang digelar di Yogyakarta. Persis meminta Komdis PSSI untuk menggelar sidang di tempat yang netral, bukan di wilayah yang sesuai laporan kasusnya. Pihak komdis PSSI pun masih menunda hasil keputusan sidangnya lantaran belum hadirnya perwakilan dari Persis Solo.

“Alasan mereka takut mendapat intimidasi, kan juga lucu. Seperti sidang Persija-Persib digelar di Jakarta, pihak Persib juga tidak keberatan. Untuk kasus ini kok seolah-olah PSIM yang punya power. Masak iya nama besar Federasi kalah dari klub,” tandas pria asal Ngawi, Jawa Timur ini.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge