0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPK Periksa Dua Saksi Terkait Kasus BLBI

ilustrasi KPK (merdeka.com)

Timlo.net – Dua orang saksi diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus korupsi pemberikan SKL kepada pemegang saham pengendali BDNI tahun 2004 sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada BPPN. Kedua orang saksi yang dipanggil KPK ialah Ketua BPPN periode 2000-2001 Edwin Gerungan dan Ester Agung Setiawati, Dirut PT. Datindo Entri Com.

“Dua orang tersebut diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Syafruddin Arsyad Tumenggung (SAT),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (13/6).

KPK akan mendalami informasi soal pengambilan kebijakan dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi pemberian surat keterangan lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim senilai Rp 4,8 triliun sehingga merugikan negara Rp 3,7 triliun dengan tersangka Syafruddin Arsyad Tumenggung.

“Jadi, pemeriksaan-pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui dalam rentang waktu antara 2002-2004 untuk kasus yang kami dalami saat ini dan juga proses sebelumnya itu seperti apa,” ucap Febri.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Syafruddin Arsyad Tumenggung (SAT) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI untuk Sjamsul Nursalim sebagai pemegang saham pengendali BDNI pada 2004 lalu. Sebagai Kepala BPPN, Syafruddin diduga telah menguntungkan diri sendiri, atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dalam penerbitan SKL kepada Sjamsul.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, SAT disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge