0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Restoran Ini Hanya Pekerjakan Karyawan yang Sudah Pikun

Para pegawai di The Restaurant of Mistakes. (Dok: Timlo.net/ Distractify.com )

Timlo.net—Kecanggihan teknologi dan pengobatan modern ternyata tidak hanya membawa keuntungan tapi juga kerugian. Hal inilah yang dialami Jepang. Karena kecanggihan ilmu pengobatan di sana, para warganya hidup lebih lama. Tapi sebagai akibatnya mereka beresiko terkena penyakit degeneratif, di antaranya adalah kepikunan.

Untuk menunjukkan dampak masalah ini, badan amal Maggie’s Tokyo memutuskan membuka “The Restaurant of Order Mistakes” di distrik Toyosu, Tokyo. Restoran itu akan menjalani uji coba pada 2 Juni hingga 4 Juni lalu. Yang unik adalah restoran ini hanya mempekerjakan para manula yang menderita kepikunan.

Oleh karena para pelayan restorannya pikun, maka Anda mungkin tidak memperoleh makanan atau minuman yang Anda pesan. Tujuan dari restoran ini adalah menunjukkan apa yang dialami dan dihadapi para penderita penyakit ini dalam hidup sehari-hari.

Seorang blogger makanan bernama Mizuho Kudo menjelaskan pengalamannya mencoba restoran ini. Dia memesan hamburger, tapi justru memperoleh gyoza, pangsit khas Jepang. Walaupun demikian, ternyata pangsit itu lezat. Staf restoran yang menemaninya juga merupakan orang teramah yang dia pernah temui.

Konsep unik restoran ini menjadi viral dan menarik ratusan pengunjung. Mereka ingin merasakan bagaimana pesanan mereka berakhir tidak sesuai harapan mereka.

Masa uji coba ini begitu sukses sehingga badan amal itu berencana menggelar event lain untuk Hari Alzheimer’s Dunia pada 21 September 2017.

Sumber: distractify.com

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge