0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wereng Masih Mengancam, Petani Nekat Tanam Padi

Petani menanam padi di sawah (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Petani di wilayah Banyudono dan Sawit, Boyolali nekat menanam padi, meski ancaman hama wereng belum sepenuhnya menghilang. Mereka berharap tanaman padi bisa tumbuh maksimal.

Salah satu petani Banyudono, Wagimin (65) warga Jembungan, mengaku terpaksa menanam padi di sepetak swah miliknya. Mengingat lahan tersebut merupakan lahan sewa yang akan berakhir tahun depan.

“Kan sudah beberapa musim tanam ini dibiarkan tidak tertanami karena wereng, ini kita tanami lagi,” kata Wagimin

Diakui, petani sangat dirugikan dengan serangan hama wereng. Dicontohkan, bila panen bagus,maka bisa laku Rp 5 juta. Namun panenan kemarin hanya laku Rp 2 juta. Selain akibat wereng, panen gagal juga disebabkan hujan yang masih menguyur.

“Ya beruntung masih panen, walaupun sangat mepet hasilnya,” tambahnya.

Petani lain, Haryadi (35) mengaku terpaksa merombak tanaman padi miliknya usai diserang wereng. Selama ini, pembasmian wereng dengan penyemprotan pestisida gagal.

Namun kali ini, Haryadi mengaku nekat bertanam padi karena tak ingin menanggung kerugian lebih besar. Pasalnya, sawah yang digarap adalah sawah sewa milik pemerintah desa setempat. Sawah disewa selama satu tahun dengan harga sewa Rp 7,5 juta.

“Kalau dibiarkan saja, kerugianya tambah besar,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge