0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipolisikan, Ini Penjelasan Hary Tanoe

Hary Tanoesoedibjo (merdeka.com)

Timlo.net – Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT), menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Bareskrim Polri, Senin (12/6). HT dipanggil sebagai saksi terkait kasus dugaan pesan singkat bernada ancaman kepada kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

“Ini kasus SMS yang saya sampaikan waktu itu ke Jaksa Yulianto,” kata HT di kantor sementara Dit Tipidsiber Bareskrim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/6).

Namun, saat dilaporkan oleh Yulianto HT mengaku belum pernah melihat barang bukti dalam kasus tersebut.

“Saya sampai sekarang ini belum pernah melihat HP dari pak Yulianto, dan HP saya juga sudah enggak ada,” ujarnya.

Menurutnya, saat dilaporkan oleh Yulianto terkait SMS berbau ancaman itu, Yulianto hanya memberikan sebuah kertas.

“Saat Yulianto buat laporan juga tidak menggunakan HP, tapi hanya dengan meng-copy sebuah kertas saja,” tuturnya.

“Saya ingin kalau Pak Yulianto bisa menunjukan bukti HP-nya itu sebagai barang bukti,” tambahnya.

Datangnya HT karena dirinya merupakan terlapor atas kasus tersebut.

“Saya sebagai saksi terlapor datang ke sini,” tuturnya.

Dia pun menegaskan jika SMS yang dikirim bukanlah ancaman. “Itu SMS bukan ancaman. Hanya menegaskan saya masuk ke politik untuk tujuan yang lebih baik,” kata Hary.

Ia menerangkan bahwa pesan singkat yang dikirimnya pada 5 Januari 2016, memang mengajak jaksa untuk membuktikan siapa yang salah, siapa yang benar.

“Catat kata-kata saya, saya akan jadi pimpinan Indonesia. Di situlah Indonesia akan bersinar,” tandasnya.

[did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge