0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berkat Hadiah Uang Gaji Setahun, Novelis Ini Bisa Tulis Dua Novel Laris

Harper Lee. (Dok: Timlo.net/ angusrobertson.com.au.)

Timlo.net—Nama Harper Lee di kalangan penggemar novel di dunia cukup terkenal. Wanita itu menulis dua novel “To Kill A Mockingbird” dan “Go Set a Watchman”. Diterbitkan pertama kali pada 1960, novel “To Kill A Mockingbird” langsung menjadi best seller. Setahun kemudian, novel itu memenangkan Hadiah Pulitzer untuk kategori fiksi. Novel itu menjadi salah satu novel yang wajib dibaca di semua sekolah di Amerika Serikat (AS). Harper Lee meninggal pada 2016 di usia 89 tahun.

Tapi yang tidak diketahui masyarakat, Harper mampu menulis dua novel itu berkat hadiah dari dua sahabatnya. Hadiah itu berupa uang gaji selama setahun supaya dia bisa fokus menulis novel “To Kill A Mockingbird”. Pada 1956, Harper bekerja sebagai agen tiket untuk British Overseas Airways Corporation. Seperti kebanyakan penulis, dia kesulitan menyeimbangkan antara pekerjaannya dan waktu untuk menulis novel.

Dia lantas mengungkapkan masalahnya ini kepada dua temannya di Kota New York, Michael dan Joy Brown. Keduanya juga adalah teman dari Truman Capote, salah satu penulis kenamaan di AS. Michael merupakan seorang penulis musik yang sukses. Banyak perusahaan di Amerika menyewanya untuk membuat musik yang bisa membangkitkan semangat para buruh mereka. Kliennya merupakan klien besar dari DuPont hingga JC Penney. Dia memperoleh uang banyak untuk lagu seperti “The Wonderful World of Chemistry”.

Jadi 1956, keduanya memberikan hadiah Natal terbaik mereka untuk Harper: uang gaji selama setahun supaya dia bisa menulis kapan pun dia ingin.

“Ada sebuah amplop di pohon [Natal], ditujukan pada saya. Saya membukanya dan membacanya: ‘Kamu punya satu tahun berhenti dari pekerjaanmu untuk menulis apapun yang kamu suka. Selamat Natal,” tulis Harper di majalah McCall pada 1961.

“Mereka menyakinkan saya jika hal ini bukanlah lelucon. Mereka mengalami satu tahun yang baik, kata mereka. Mereka telah menabung uang dan berpikir jika inilah waktu yang tepat bagi mereka untuk melakukan sesuatu untuk saya,” tambahnya.

Harper menggunakan waktu itu untuk menulis “To Kill A Mockingbird”, yang terjual lebih dari 30 juta kopi di seluruh dunia. Hingga sekarang novel ini masih menjadi bacaan wajib di semua sekolah di Amerika Serikat.

Sumber: Business Insider.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge