0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditinggal Taraweh, Uang Pembangunan Ponpes Dicuri

Polisi olah TKP pencurian dengan pemberatan di Baturetno (dok.timlo.net/ist)

Wonogiri — Pedagang sayur sekaligus Bendahara Ponpes Al-Bajjah Cirebon Cabang Baturetno, Wonogiri, Muh Safei (52) hanya bisa pasrah dan menangis. Pasalnya, uang jutaan rupiah yang merupakan dana pembangunan Ponpes dan modal dagang sayur yang ia simpan di almari hilang diembat pencuri, Minggu (11/6) malam. Saat kawanan pencuri melancarkan aksinya, warga Dusun Gedawung RT1/RW9, Desa Saradan, Baturetno ini tengah pergi salat taraweh ke masjid.

“Kasus ini dilaporkan ke petugas sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, pemilik rumah Muh Safei dan istri, Saimah tengah mengikuti salat taraweh di masjid yang berjarak 100 meter dari rumahnya,” kata Paur Humas Aipda Iwan Sumarsono mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Muhamad Tora, Senin (12/6).

Disebutkan, saat pulang dari masjid, korban mendapati rumahnya dan kamar sudah berantakan. Pintu belakang dan pintu tengah sudah dalam kondisi terbuka dengan lampu yang menyala terang.

Karena curiga, korban pun memeriksa harta bendanya. Dan benar,uang yang sedianya akan dipergunakan sebagai pembangunan Ponpes Al-Bajjah Cirebon Cabang Baturetno yang tersimpan dalam almari sudah hilang. Bahkan uang pribadinya yang menurut rencana akan dipergunakan sebagai modal dagang sayur juga ikut diembat. Akibat peristiwa itu, korban menderita kerugian  Rp 13,5 juta.

“Diduga pelaku masuh ke dalam rumah dengan cara mencongkel grendel pintu belakang, karena saat oleh TKP diketahui grendel pintu itu sangat mudah jika dibuka dari luar rumah. Saat ini, kasus tersebut dalam proses penyelidikan jajaran Polsek Baturetno,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge