0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Didenda Rp 45 Juta, Rekor Baru Vonis Pelaku Peredaran Miras

Polisi menyita truk dan muatan miras di Colomadu (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar kembali menjatuhkan vonis bersalah kepada terdakwa kasus peredaran minuman keras (miras). Kali ini, besaran dendanya cukup fantastis yakni Rp 45 juta subsider kurungan penjara tiga bulan.

“Kami mempertimbangkan jumlah barang bukti yang diangkut menggunakan truk cukup banyak. Tujuan penegak hukum sangat jelas. Jangan sampai Karanganyar menjadi ladang peredaran miras,” kata Pejabat Humas PN Karanganyar, Mujiono kepada wartawan, kemarin.

Vonis itu dijatuhkan kepada warga Kayuapak, Polokarto, Sukoharjo, Tri Utomo (50) pada persidangan Kamis (8/6) lalu. Aparat Polres Karanganyar di Colomadu pada Sabtu (27/5) lalu. Truk G 1517 HE yang dikemudikannya memuat ciu di 62 jeriken ukuran 30 liter berisi 1.860 liter dan 50 dus berisi 30 botol ukuran 600 mililiter per dus sehingga totalnya 900 liter ciu. Muatan minuman keras menuju Ibu Kota itu disamarkan tumpukan sekam.

Dua terdakwa selain Tri dalam kasus peredaran miras divonis di kesempatan sama, yaitu denda Rp 40 juta subsider kurungan tiga bulan kepada warga Perumnas Ngringo, Jaten, Hafis Fahtoni (25) dan warga Pandeyan, Tasikmadu berinisial M (69).

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge