0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Amankan 1,5 Ton Daging Celeng

Daging celeng yang diamankan Satreskrim Polresta Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Sebanyak 1,5 ton daging babi hutan atau celeng diamankan Jajaran Satreskrim Polresta Solo di Kawasan Kampung Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Jumat (9/6) siang. Diduga, daging celeng ini rencananya dijadikan campuran makanan olahan jenis bakso atau dendeng.

“Dari informasi yang kami terima, akan ada pengiriman daging celeng ke Solo. Saat itulah, kami telusuri dan ini hasilnya,” kata Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, kepada wartawan.

Pengungkapan kasus ini bermula dari kewaspadaan polisi mengantisipasi peredaran daging oplosan yang beredar di sejumlah wilayah, termasuk di Kawasan Kota Solo. Dari sinilah, aparat bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dan mendapat informasi tersebut. Saat diselidiki ternyata benar hingga berakhir pada pengamanan barang bukti dan turut sertanya ditangkap pemilik daging tersebut.

“Pemilik daging atas nama Didik Arembono, warga Kelurahan Sudiroparajan, Kecamatan Jebres, Solo,” jelas Kasat.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap pemilik daging celeng tersebut, Kasat mengaku bahwa daging tersebut dibeli seharga Rp8ribu per kilogram. Sedangkan, pemilik daging berencana menjual dengan harga Rp25ribu per kilogram.

“Targetnya seminggu habis,” ungkap Kasat.

Sedangkan, sasaran peredaran daging tersebut meliputi Kawasan Jawa Timur, seperti Ponorogo dan Magetan atau terkadang mampir ke Wonogiri.

Dari pengakuan pelaku, dia berdalih daging tersebut akan diecerkan ke kampung yang memperbolehkan konsumsi daging celeng.

“Baru sekali ini. Toh juga ke kawasan yang boleh makan daging celeng itu,” dalih pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 31 Undang-undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, dengan ancaman kurungan maksimal 3 tahun dan denda maksimal Rp150 Juta.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge