0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

134 Bidan Terima SK CPNS, Wajib Beri Pelayanan 24 Jam

Bupati Yuni menyerahkan SK CPNS ke bidan desa (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sebanyak 134 bidan menerima Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Para bidan ini bakal ditempatkan di desa-desa yang tersebar di 20 kecamatan Kabupaten Sragen yang telah ditentukan dalam SK.

“134 Bidan ini harus bersedia menempati poliklinik kesehatan desa yang ada di balai desa. Sesuai dengan SK CPNS mereka melaksanakan pelayanan di desa selama 24 jam,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sarwaka, Selasa (30/5).

Sarwaka menyampaikan, 134 bidan tersebut diangkat  CPNS terhitung mulai 1 April 2017. Mereka sebelumnya merupakan  Pegawai Tidak Tetap (PTT) tahun 2005 sebanyak enam orang, tahun 2006 sebanyak 15 orang, tahun 2007 sebanyak 54 orang, tahun 2008 sebanyak enam orang, tahun 2009 sebanyak 43 orang dan PTT tahun 2010 sebanyak 10 orang.

Dalam penyerahan SK CPNS tersebut, setiap bidan menandatangani surat pernyataan atau surat kesepakatan. Adapun isi surat pernyataan itu para bidan harus bersedia menempati poliklinik kesehatan desa dan bersedia tidak mengajukan pindah selama lima tahun dengan alasan apa pun.

Sementara Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menyerahkan SK CPNS kepada 134 bidan di Pendopo Rumah Dinas Bupati menyatakan, Sragen menghadapi permasalahan yang sangat serius. Di mana angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) masih cukup tinggi.

“Tahun ini saya target 10 persen, tetapi sampai bulan Mei sudah mencapai 6 persen. Berarti AKI harus kita tanggulangi bareng-bareng,” katanya.

Yuni menyampaikan, para bidan yang diangkat tahun ini dinilainya sangat beruntung. Pasalnya, banyak bidan yang lebih senior dan telah lama mengabdi tapi tidak dapat diangkat lantaran adanya regulasi dari pemerintah pusat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge