0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Kuras Rekening Ingatkan kembali Pesan Bang Napi

Karanganyar — Kejahatan bukan hanya karena niatan pelaku, namun juga ada kesempatan. Pesan bang napi di salah satu acara berita TV tahun 2000-an ini menggambarkan kasus kuras rekening yang menimpa karyawan Hotel Lorin, Alan Bangun Asoba (19). Awalnya, tak ada niatan tersangka bernama Muhammad Hajar Gunawan (41) membobol rekeningnya. Namun lantaran kartu debit korban masih tertancap di mesin ATM, langsung saja terbersit niatan menguras isi tabungan.

“Sebenarnya saya mengantre di gerai ATM. Rencananya mau mengambil uang sendiri. Setelah ia (korban) keluar, giliran saya masuk. Di sana ternyata transaksi belum diakhiri oleh korban dan kartu masih di dalam mesin ATM. Langsung saja saya teruskan transaksinya,” kata tersangka kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus pencurian bermodus bobol rekening di Mapolres Karanganyar, Senin (29/5).

Menu tarik tunai langsung dipilihnya dari rekening milik korban. Sejurus kemudian, uang tunai Rp 1,250 juta ditangan. Merasa masih tersisa saldo cukup banyak, pria yang bekerja di proyek salah satu perusahaan konstruksi ini kembali melakukan transaksi. Kali ini, ia mentransfer Rp 10 Juta ke rekening istrinya yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur atas nama Monica Ariyani Wardhani.

Penangkapan tersangka berkat informasi perbankan. Polisi menelusuri aliran dana itu serta membuka rekaman CCTV yang menyorot lokasi gerai ATM saat tersangka menguras isi tabungan korban.

Adapun barang bukti berupa kartu debit atas nama Monica Ariyani Wardhani dan sisa uang Rp 5 Juta di dalam rekening korban. Atas perbuatannya, tersangka dikenai pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge