0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemerintah RI Mengupayakan Evakuasi WNI di Filipina

Militer Filipina (merdeka.com)

Timlo.net – Situasi di Marawi, Mindanao, Filipina terus memanas seiring konflik senjata antara pasukan pemerintah dengan kelompok militan Maute. Pemerintah RI terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang ada di kawasan itu.

“Sampai kemarin evakuasi belum dilakukan karena pasukan pemerintah masih melakukan operasi. Aspek keamanan juga masih dipertimbangkan untuk mengevakuasi WNI, mengingat untuk melakukannya kita tidak bisa kerja sendiri tanpa bantuan otoritas setempat,” kata Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (30/5).

Meski sudah minta dievakuasi, namun hingga kini masih belum bisa dilakukan. Pasalnya, untuk mengevakuasi WNI pihak KJRI maupun KBRI harus menunggu informasi dari otoritas Filipina bahwa wilayah itu sudah benar-benar dalam kondisi aman.

“Saat ini 10 WNI yang tengah melaksanakan tabligh di Marawi minta dievakuasi. Sebenarnya ada 16 orang, tetapi 6 orang berada di Sultan Naga Dimaporo, Provinsi Lanao del Norte yang kondisinya masih aman,” jelas Retno.

Meski demikian, kata Retno, pihak KJRI sudah berada di dekat wilayah konflik agar bisa langsung bergerak setelah menerima izin dari pihak otoritas. Upaya komunikasi dengan WNI pun terus dilakukan oleh pihak KJRI untuk memastikan keadaan mereka di sana.

“Tim KJRI Davao sudah berada di lapangan, tepatnya di Kota Iligan yang letaknya sekitar dua jam ke Marawi. Jadi nanti langsung bisa evakuasi begitu dapat kabar. Sementara ini komunikasi WNI dengan KJRI Davao maupun KBRI Manila masih berjalan baik,” tuntasnya.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge