0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Organda Minta Pemerintah Bertindak Tegas Soal Uber Taksi

Ketua Organda Solo, Joko Suprapto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Organisasi angkutan darat (Organda) Solo desak pemerintah supaya lebih tegas menindak pengemudi Uber taksi di wilayah Solo. Pasalnya dengan beroperasinya Uber tidak hanya dianggap melanggar aturan, tapi juga mengurangi pendapatan para pelaku usaha taksi konvensional.

“Mestinya yang namanya transportasi umum itu ya plat kuning, kalau plat hitam bisa digunakan untuk transportasi umum tentu ini menyalahi aturan. Dan ini harus ditindak tegas,” ujar Ketua Organda Solo, Joko Suprapto kepada wartawan, Senin (29/5).

Untuk menyikapi keberadaan Uber taksi yang mulai marak beroperasi tersebut, Joko mengaku Organda siap mendukung pelaku usaha taksi konvensional untuk menindaklanjutinya hingga tingkat provinsi. Hal itu untuk mendesak Gubernur agar bisa melarang keberadaan mereka.

“Kalau kemarin Walikota dan DPRD Solo sudah sepakat untuk menolak kebaradaan Uber. Kita harap Gubernur Jawa Tengah juga memiliki sikap yang sama,” jelasnya.

Sementara itu, terlepas dari keberadaan Uber taksi yang illegal untuk beroperasi. Namun ia juga menghimbau anggotanya (pelaku taksi konvensional) untuk tidak berbuat anarkis dan tetap pada koridor hukum. Termasuk memperbaiki pelayanannya supaya dapat membuat nyaman pelanggannya.

“Sebenarnya ini kritik juga untuk pelaku usaha taksi konvensional untuk memperbaiki pelayanan. Karena yang ditawarkan Uber adalah kepastian dan kenyamanan.Kalau taksi konvensional bisa memperbaiki itu, tentu pelanggannya tidak akan beralih ke yang lain,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge