0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kerap Posting Dukung Terorisme, Akun FB Ini Hebohkan Wonogiri

Akun Aji Kunia Ramdon yang membuat facebooker Wonogiri heboh (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Belakangan ini, akun Facebook Aji Kunia Ramdon menjadi buah bibir warga Wonogiri. Pasalnya dalam setiap postingan yang diluncurkan, dinilai bernada provokatif. Bahkan, paska bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur dan hebohnya kemelut pendudukan ISIS di Marawi, Filipina, pemilik akun FB ini justru menggunggah kalimat bernada dukungan. Kontan saja, pemilik akun ini pun panen hujatan.
“Sudah dari minggu kemarin, akun itu ramai jadi percakapan. Bahkan, di grup-grup Sosmed yang ada di Wonogiri ini sempat kebanjiran postingan yang dibagikan berulangkali,” kata warga Wonogiri, Budi, Senin (29/5).
Dia tak menyangka, ada orang yang dengan berani memposting kalimat-kalimat yang bernada provokatif. Terlebih lagi berkaitan dengan aksi terorisme.
“Padahal kalau saya cek di kolom komentar, tak sedikit yang memaki-maki dia dan menganggapnya sebagai bagian dari kelompok teroris. Tapi saya tidak tahu, apakah itu akun asli atau memang akun itu sudah dibajak orang lain atau gimana saya ndak tahu,” kata Budi.
Sementara itu, dari penelusuran Timlo.net, dalam laman akun facebook Aji Kunia Ramdon, status pribadinya diketahui sebagai guru olahraga di Solo. Selain itu dalam data pribadinya juga tercantum, bahwa dirinya merupakan lulusan FPOK UNS. Ada dugaan, pemilik akun ini merupakan warga Desa Selogiri, Wonogiri.
Salah satu postingan yang sempat menjadi viral adalah paska bom di Kampung Melayu, Jakarta. Akun ini pun memposting dukungan tindakan teroris itu. “Allohuakbar.. pukulan telak tepat sasaran. Alhamdulillah sujud syukur, atas nikmat yg Kau berikan kpd orang2 mukmin ya Rob, sungguh melegakan hati kami. Tauhid Harga Mati. Bom istisyadiyah di halte transjakarta 24/5/2017,”.
Kemudian,s aat ISIS berhasil menduduki Kota Marawi, Filipina, ia memposting hal yang sama. Seperti berikut ini: “Allahu Akbar !!Junud khilafah Filipina telah menguasai kota Marawi yang berbatasan dengan Sulawesi Utara. Sel-sel tidur Marawi telah bergerak.”
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge