0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Militer Filipina Sebut Ada WNI Tewas di Marawi

Militer Filipina (merdeka.com)

Timlo.net – Bentrokan antara militer Filipina dan kelompok militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS terjadi di Kota Marawi, Filipina Selatan. Pemerintah Filipina melalui Jaksa Agung Muda Jose Calida mengatakan sejumlah militan asing bergabung dengan kelompok militan Maute.

“Warga Malaysia, Indonesia, Singapura dan jihadis asing lainnya,” kata dia, seperti dilansir laman Rappler, Jumat (26/5).

Dengan bergabungnya para militan asing itu, kata Calida, maka Maute sudah tidak bisa lagi disebut organisasi teroris lokal.

“Sebelumnya Maute hanya kelompok teroris lokal. Tapi sekarang mereka sudah menganut ideologi ISIS. Mereka ingin menjadikan Mindanao bagian dari kekhalifahan.”

Juru bicara militer Brigadir Jenderal Restituto Padilla dalam jumpa pers itu membenarkan ada 31 anggota Maute tewas terbunuh dalam bentrokan dengan pasukan Filipina, enam di antaranya jihadis asal Malaysia, Indonesia, dan militan asing lainnya.

Militer Filipina menemukan paspor WNI yang diduga bergabung dengan kelompok Maute dalam bentrokan di Marawi. Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan belum bisa memastikan kabar itu.

[pan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge