0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Briptu Imam Sempat Pulang Nyadran dan Nonton Wayang

Suasana rumah duka Briptu Imam di Klaten (foto: Heru Murdhani)

Klaten – Salah satu korban meninggal dalam tragedi bom Kampung Melayu Jakarta Timur, Briptu Imam Gilang Adinata sempat Nyadran (Ziarah Makam) ke makam keluarga. Hal ini diungkapkan paman korban Rahmat Sugiarto, Kamis (25/5). Hal itu menjadi kenangan keluarga yang terakhir dengan korban.

“Sekitar lima hari yang lalu, dia sempat Nyadran ke sini,” terang Rahmat.

Rahmat juga mengenang almarhum sebagai pribadi yang supel dan banyak teman.

“Kalau orangnya itu baik. Tidak merokok, tidak minum minuman keras, dan banyak temannya,” katanya.

Dikatakan bahwa almarhum sempat menonton wayang yang digelar dalam rangka acara Sadranan.

“Biasanya kalau nonton wayang itu dia semalam suntuk, tapi kok ini tidak, dia pulang kayak orang yang tidak semangat begitu,” katanya.

Briptu Imam mulai bertugas di Polda Metro Jaya sejak tahun 2012. Alumnus SMA Karangnongko, Klaten tersebut, sejak lulus pendidikan kepolisian langsung mengabdi di Polda Metro Jaya.

Jenazah Briptu Imam sendiri rencananya akan dimakamkan di pemakaman umum kampung Srago Gede, RT 07 RW 05, Kelurahan Mejayan, Kecamatan Klaten Tengah. Prosesi pemakaman akan dilakukan secara kedinasan kepolisian.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge