0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

TAR dan HS Ditahan 20 Hari, NAI Lemas

Polisi menjaga ketat tersangka NAI di bangsal RSUD Karanganyar (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Penyidik Polres Karanganyar langsung menahan TAR dan HS, usai dua tersangka itu dijemput paksa dari Yogjakarta. Sedangkan NAI diberi waktu memulihkan diri karena sakit.

“Dengan pertimbangan subyektif dan obyektif penyidik, TAR dan HS ditahan. Tak sampai 1 X 24 jam sejak mereka dijemput paksa. Kondisi keduanya sehat. Namun satu tersangka lagi, NAI, ditunda pemeriksaannya karena dirawat di RSUD Karanganyar. Tim Polres Karanganyar mengambil ketiganya secara paksa dari Yogjakarta pada Minggu,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan di Mapolres, Senin (22/5).

Adapun pertimbangan itu didasari kekhawatiran penyidik bahwa tersangka akan kabur, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya. Kapolres mengatakan penahanan TAR dan HS selama 20 hari untuk memudahkan pemeriksaannya di Mapolres, terhitung Senin (22/5). Sedangkan NAI akan diperiksa setelah kondisi fisiknya memungkinkan.

NAI, tersangka berjenis kelamin perempuan itu mengalami mabuk darat selama perjalanan dari Yogjakarta ke Karanganyar. Dia sempat dirawat jalan di PKU Muhammadiyah Papahan sebelum dibawa ke Mapolres Karanganyar. Belum selesai diperiksa, NAI kembali muntah.

“Urkes Polres Karanganyar merujuknya ke RSUD. Di sana dulu biar dirawat secara intensif. Kalau sudah memungkinkan, akan diperiksa sesuai statusnya menjadi tersangka,” kata Kapolres.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge