0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Curi Kotak Amal, Pemulung Ini Diampuni, Mengapa?

Pemulung, Sarni (45), asal Kampung Nglorog, Kecamatan Sragen diserahkan ke kantor polisi (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Seorang pemulung, Sarni (45), asal Kampung Nglorog, Kecamatan Sragen diserahkan ke polisi oleh warga setelah mengambil kotak amal di sebuah warung makan. Pelaku yang mengalami gangguan jiwa ini  juga kerap mengambil barang-barang milik warga saat memulung.
“Pelaku diamankan warga saat berusaha mengambil uang dalam kotak amal dengan cara memecah kaca kotak amal,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso, Jumat (19/5).
Kejadian itu berawal saat pelaku mendatangi sebuah warung makan milik Muh Partin Muslimin (40), yang beralamat di Kampung Cantel Kulon RT 04, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, untuk mencari barang-barang rosokan.
Tapi saat melihat ada sebuah kotak amal yang ditaruh di salah satu meja dalam warung, pelaku pun langsung menghampirinya. Tanpa pikir panjang pelaku langsung mengambil kotak amal yang dititipkan “Baitul Mal Peduli Sesama” tersebut.
Sesampai di luar, seolah tidak merasa bersalah, dengan tenang pelaku memecah kaca kotak amal serta mengambil uang di dalamnya sebesar Rp 90.700 tersebut. Aksi itu diketahui warga sekitar dan pemilik warung, Muh Partin Muslimin.
Oleh warga akhirnya pelaku diserahkan ke Polsek Sragen bersama barang bukti kotak amal. Setelah dilakukan penyelidikan di rumah pelaku dan berdasarkan keterangan warga setempat, memang pelaku mengalami gangguan jiwa.
“Pemilik warung sendiri sudah menerima dan menyadari perihal pencurian tersebut serta tidak akan mempermasalahkan. Kotak amal serta uang yang berada di dalamnya juga dikembalikan ke pelapor, pemilik warung. Sementara pelaku dikembalikan kepada keluarga,” terang AKP Saptiwi.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge