0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gerindra: Jika Paksakan Kehendak, HTI Sama Saja Lakukan Makar

Politisi Partai Gerindra, Desmond Junaidi Mahesa. ©dpr.go.id (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa meminta ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) keluar dari NKRI jika ingin menegakkan konsep khilafah di Indonesia. Sebab, dalam UUD 1945 telah jelas diatur bahwa Indonesia adalah negara republik bukan khilafah.

“Kan kita sepakat Indonesia adalah negara. Jadi kalau ada warga HTI yang warga negara Indonesia ingin mensyiarkan kedaulatan negara saya pikir mereka harus keluar dari republik ini,” kata Desmond di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/5).

Desmond mendesak HTI tidak berlindung pada kebebasan beragama demi membuat sistem negara khilafah di Indonesia. Jika tetap memaksakan kehendaknya, kata dia, maka HTI sama saja melakukan makar.

“Jangan mereka berlindung pada kebebasan beragama, salah. Tujuan bernegara jelas, ini bukan negara Islam. Ini negara Republik Indonesia. Kalau orang mau melakukan kedaulatan Allah itu sudah bukan warga negara, itu makar,” tegasnya.

Politikus Partai Gerindra ini menyarankan pemerintah menyerahkan pembubaran HTI kepada pengadilan. Pengadilan nantinya yang bakal memutuskan HTI layak ‘eksis’ di Indonesia atau tidak.

“Kalau ini tidak bisa dijelaskan saya pikir dengan gugatan itu biar lah pengadilan yang memutuskan bahwa HTI tidak layak hidup di bumi Republik Indonesia. Karena prosesnya seperti itu pembubaran. Di tangan pengadilan, bukan di tangan pemerintah,” pungkas dia. [ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge