0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Sekolah Disusupi Kelompok Radikal, Puluhan Siswa Dibaiat

Ikrar pelajar Yogya anti radikalisme (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Brigjen Pol Ahmas Dofiri mengingatkan bahaya radikalisme di kalangan pelajar. Siswa di Yogyakarta tak cuma harus menolak berbagai tindak kekerasan tapi juga melawan segala bentuk radikalisme.

Pesan ini disampaikan Kapolda mengingat ada satu sekolah yang diduga sudah disusupi kelompok radikal. “Ada satu sekolah di Yogyakarta yang terindikasi telah dimasuki gerakan radikalisme. Bahkan sudah ada 30 orang siswanya yang dibaiat,” ungkap Dofiri saat acara ikrar pelajar Yogya menolak radikalisme, kemarin.

Dofiri menguraikan, sekolah yang diindikasi telah disusupi gerakan radikalisme ini sudah dalam penanganan Polda DIY. Polda DIY sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY.

“Tugas pelajar adalah menimba ilmu dan menjalin hubungan baik dengan sesama. Jangan ada kekerasan ataupun tawuran,” pesan Dofiri di depan ribuan pelajar.

Maraknya kasus kekerasan, klitih dan tawuran pelajar di DIY akhir-akhir ini menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak. Keprihatinan juga muncul dari para pelajar. Untuk menolak berbagai macam tindak kekerasan, tawuran dan klitih, ribuan pelajar dari berbagai sekolah di DIY mengucapkan ikrar bersama. Dalam ikrar itu, ribuan pelajar ini menyatakan sanggup menaati aturan agar bisa tertib dan mengutamakan keselamatan bersama.

“Juga senantiasa menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, cinta tanah air, dan senantiasa menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan berbudi pekerti luhur,” kata para pelajar saat mengucapkan ikrar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Kamis (18/5).

Sebelum dibacakan ikrar itu, Polda Yogyakarta menggelar pertemuan dengan ratusan kepala sekolah di DIY, perwakilan walimurid, bersama sejumlah akademisi, di salah satu gedung pertemuan di Jalan Magelang Sleman, Yogyakarta. Pertemuan tersebut membahas berbagai macam hal, termasuk penanggulangan kenakalan di kalangan pelajar. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge