0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uber Tak Dilarang di Solo, Ini Ancaman Sopir Taksi

Tolak Uber, seratusan sopir taksi gerudug Balaikota Solo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pengemudi taksi konvensional mengancam akan bertindak sendiri bila pemerintah tidak tegas melarang UberX beroperasi di Solo. Sewa mobil berbasis aplikasi online itu dinilai ilegal karena belum mengantongi izin dari Pemerintah Kota Solo.

“Kalau tidak segera ditindak, jangan salahkan kami kalau teman-teman bertindak sendiri-sendiri,” kata salah satu orator saat demonstrasi di Balaikota Solo, Kamis (18/5).
Keberadaan Uber di Solo dirasa merugikan taksi-taksi konvensional di Solo. Pasalnya, taksi terikat berbagai regulasi yang mengatur transportasi umum. Sementara Uber bisa melenggang tanpa harus dibebani regulasi.
Meski Peraturan Menteri Perhubungan no 32 tahun 2016 telah mengatur jasa transportasi berbasis aplikasi, Uber di Solo belum mengantongi izin. Rekanan Uber di Soloraya, Koperasi Jasa Transportasi Usaha Bersama (KJTUB) tidak memenuhi syarat untuk menjalankan jasa transportasi khusus nontrayek sebagaimana diatur dalam Permenhub.
“Kami mengingatkan pemerintah. Ini ada yang melanggar peraturan. Kami harap pemerintah bisa segera menindak,” kata General Manager Kosti Solo, Suyanta di sela aksi.
Seperti diberitakan sebelumnya, seratusan pengemudi taksi dari lima operator taksi di Solo mendatangi Balaikota Solo. Mereka menuntut Pemerintah menindak tegas UberX yang nekat beroperasi di Solo meski belum mengatongi izin dari Pemkot.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge