0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

FEB UNS Gelar Sosialisasi Pasar Modal

FEB UNS menggelar sosialisasi Pasar Modal (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Perlindungan Investor di Pasar ModalGaleri Investasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)  menggelar Sosialisasi Pasar Modal: Mekanisme Perlindungan Investor di Pasar Modal, di Ruang Seminar lantai 2 Perpustakaan Pusat UNS, Kamis (18/5).

Kegiatan yang diikuti oleh 70 peserta menghadirkan tiga narasumber Irfan Noor Riza (Kepala Bursa Efek Indonesia perwakilan Yogyakarta), Ruth Yendra Indriyatmi (Relationship Management 1 unit Head KSEI), dan  Yahuda Nawa Yanukrisna (Manajer Danareksa Solo-Yogya-Semarang).

“Kegiatan ini sejalan dengan program yang sedang didengungkan BEI yaitu gerakan Yuk Nabung Saham.
Tujuannya untuk meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia,” ungkap Ketua Galeri Bursa Efek Indonesia FEB UNS, Christiyaningsih Budiwati kepada wartawan, sela-sela acara.

Dalam sosialisasi ini, peserta juga dapat memperoleh pengetahuan tambahan mengenai AkSes, acuan kepemilikan  sekuritas, merupakan  sarana pemantauan portofolio untuk investasi, berkaitan dengan perlindungan investor.

Sementara itu, Kepala Program Studi Akuntansi FEB UNS Santosa Tri Hananto mengemukakan, kegiatan ini ke depan tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa saja tetapi juga melibatkan tenaga pengajar.  “Masyarakat banyak yang belum tahu tentang pasar modal, perlu sosialisasi dan edukasi dan berharap peserta yang hadir pada saat ini bisa men-share pengetahuannya agar memberikan kepercayaan diri sehingga merasa nyaman dan aman untuk masuk ke dunia pasar modal,” ungkapnya.

Pihaknya sangat mendorong pengembangan laboratorium pasar modal, termasuk terbentuknya investor club FEB,  komunitas pecinta pasar modal di FEB.

Program Yuk Nabung Saham sebenarnya merupakan program yang diluncurkan pemerintah 12 November 2015 lalu untuk mengajak masyarakat menabung dalam bentuk saham di pasar modal. “Sebagian masyarakat kita lebih banyak bertindak sebagai konsumen, pengguna produk dari pada menjadi pemilik perusahaan, mari kita ubah cara berpikir kita dengan menjadi pemilik perusahaan   dengan menabung saham” jelas Irfan Noor Riza dalam paparan materinya.

Menurut Irfan, jumlah investor di Indonesia secara umum masih dikuasai asing, seharusnya ke depan Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Caranya adalah dengan meningkatkan animo masyarakat untuk menabung saham di pasar modal.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge